Showing posts with label Take Care. Show all posts
Showing posts with label Take Care. Show all posts

10 April 2013

Bersyukur tak?



Assalamualaikum..


Saya harap semua orang yang membaca apa yang saya tulis sentiasa berada dalam keadaan kesihatan yang baik, sentiasa berada dalam kesyukuran dan sentiasa dimurahkan rezeki olehNya.. In Shaa Allah, aamiin..


Bila duduk tempat orang, walaupun senegeri terasa juga asingnya dan terasa juga segala yang dilakukan kena bergerak dengan sendiri.. Disebabkan perasaan yang terasing dan perlunya berdikari sendiri, fikiran dan ingatan mulalah melayang-layang teringat bagaimana diri ini mampu berdiri dengan adanya kawan-kawan yang baik dianugerahkan Allah SWT sewaktu zaman belajar dulu.. Kemana-mana, nak buat apa mesti akan ajak kawan-kawan..
Walaupun ada manis dan ada pahitnya kenangan bersama kawan-kawan, tapi semua tulah yang mengajar macam mana nak terus bergerak ke depan..


Sekarang.. Terasa jugaklah sunyinya.. Maka, selalulah teringat pada kawan-kawan se-UTM; Saidatul Akmal, Affie Nadia, Norain Ali, Raidah Razak, Azura Aris, Abyka Ayien, Shila Yunus, Junaidah Yusof, Kak Indah, Farah Hanim, A’qilah, Mira Palapes, Khalilah, Fatim Nasuha, dan ramai lagi.. Tak lupa juga kawan-kawan yang dah lama menjadi tulang belakang saya; Atiqah, Hazwani dan Nadia.. Nama-nama ini selalu ada ketika saya perlukan bantuan dan pertolongan mereka.. Bukan itu sahaja, ketika saya ada melakukan kesalahan dan kesilapan, teguran mereka selalu mengingatkan saya..


Tak ada kata lain yang nak dikatakan... Hanya..... Rinduu..


Hmm.. Saya tak tahulah, nak cakap macam mana.. Kalau saya asyik cerita masalah itu dan ini dalam blog ni, seolah-olah saya tak bersyukur dengan apa yang saya ada.. Sebenarnya, saya selalu rasa macam saya sorang-sorang je dekat sini.. Fikiran dah mula jadi negatif.. Walaupun mula-mula masuk, saya dah positifkan diri, tapi.... Tak semudah itu.. Benda-benda negatif yang saya tak pernah nak fikir dan bayangkan pun masih ada jugak orang yang selalu bercerita benda-benda yang tak elok pada saya.. “Shakila, awak kena hati-hati sikit... Diorang tu bukan baik sangat.. Jadi, jangan percaya sangat dengan mereka.. Entah-entah diorang tu cuma nak korek-korek rahsia je dari awak..” Kalau boleh, saya tak mahulah fikiran dan diri saya dipenuhi dengan benda-benda negatif macam ni!.. Huu.. Tak mau!!Ya Allah, Nauzubillahiminzalik.. :(


Bila saya rasa banyaknya perasaan terpendam dalam diri, lepas solat tu saya menangis lah! Huuu... Dah tak tahann.. Time tulah, saya baru boleh muhasabah diri balik.. 


“Mana ada saya sorang-sorang dekat sini.. Ada lagi sedara-mara kan.. Nanti dalam kubur lagilah... seorang diri...”


“Yang sebenarnya, Allah memang nak aku belajar berdikari.. Takdelah mengharapkan bantuan kawan-kawan 100%.. Apa yang lebih bagus.... Sebenarnya, Allah nak didik aku yang pergantungan dan pengharapan itu perlu diletakkan padaNya 100%...”


“Kebiasaannya... Aku selalu membesar-besarkan musibah dan ujian melebihi nikmat yang Allah beri.. Selalu rasa tak ada itu dan tak ada ini.. Selalu rasa tak cukup itu dan tak cukup ini..Aku nak ke kalau Allah tarik nikmat sebelah mata, dan gantikannya dengan segunung permata?.. Aku nak ke kalau Allah tarik nikmat sebelah kaki, dan gantikannya dengan selautan intan berlian?.. Yang mana aku nak?.. Masih tak cukup lagi ke nikmat yang aku terima?.. Astaghfirullahalazim..”


“Aku selalu kata, letihlaa pergi balik kerja jalan kaki.. Penat!.. Aku selalu lupa yang ada orang di dunia ini tak ada kaki untuk mereka berjalan, tak dapat merasa nikmat menggunakan keupayaan mereka.. Susahnya untuk aku beringat, dan berfikir baik dengan nikmat yang Allah beri.. Aku selalu nampak susah daripada senang.. Aku selalu lalai untuk menegur diri bahawasanya, ada hikmah di sebalik setiap ketentuanNya.. Jalan kaki, oraite apa kan?.. Boleh exercise, jimat duit belanja untuk minyak, pergi kerja pun On-time dan banyak lagi kebaikan yang boleh aku dapat.. Walaupun kadang-kadang, aku selalu rasa takut bila berjalan kaki sorang diri, tapi.. Pada masa yang sama, perasaan takut tu membuatkan aku jadi rajin nak berdoa setiap pagi supaya Allah selamatkan aku dari sebarang bahaya, celaka dan kejahatan manusia.. Aku jadi lebih kerap nak mengamalkan bacaan ayat Qursi.. Jadi, aku berharap aku akan meletakkan pergantungan pada Allah..”


Saya.. Selalu leka.. Saya.. Selalu lalai.. Saya harap, ujian-ujian yang Allah bagi akan menjadi nikmat-nikmat kehidupan yang perlu dirasai supaya saya lebih berani dan membuat sesuatu dengan seikhlas hati..


Saya.. Taknak kejar duit.. Saya taknak kejar kaya dengan harta-benda.. Saya, tak tahulah.. Sebab  saya takut dengan ujian berbentuk nikmat.. :(


Moga Allah tak jauhkan saya dari kasih sayangNya.. Saya tahu, Allah sayang saya!!! Perlu untuk saya bersyukur..bersyukur... Terima kasih Allah..


Saranghae, Allah!


Tulis, macam-macam boleh tulis..
Cakap, macam-macam boleh cakap..
Senang...
Tapi, susah...

04 April 2013

How to Motivate ourself?



If you want to excel in life, self motivation is essential. You must know how to motivate yourself. You must be able to keep your spirit high no matter how discouraging a situation is. That’s the only way to get the power you need to overcome difficulties. Those who are discouraged in difficult times are certain to lose even before the battle is over.

The question is: how do you motivate yourself? Here are several tips I’ve found to be effective to build self motivation:

1. Have a cause

I can’t think of a more powerful source of motivation than a cause you care about. Such cause can inspire you to give your best even in the face of difficulties. It can make you do the seemingly impossible things.

While other causes could inspire you temporarily, a cause that matters to you can inspire you indefinitely. It’s a spring of motivation that will never dry. Whenever you think that you run out of motivation, you can always come to your cause to get a fresh dose of motivation.

2. Have a dream. A big dream.

Only as high as I reach can I grow, only as far as I seek can I go, only as deep as I look can I see, only as much as I dream can I be.

Your cause is a powerful source of motivation but it’s still abstract in nature. You need to make it concrete in the form of a dream. Imagine how the world will be in the future. Imagine how people will live and work.

Having a dream is important because it’s difficult to be motivated if you don’t have anything to shoot for. Just think about people who play basketball. Will they be motivated to play if there is no basket to aim at? I don’t think so. They need a goal. You need a goal. That’s what your dream is for.

But just having a dream is insufficient. Your dream must be big enough to inspire you. It must be realistic but challenging. It must stretch your ability beyond your comfort zone.


3. Be hungry

Wanting something is not enough. You must hunger for it. Your motivation must be absolutely compelling in order to overcome the obstacles that will invariably come your way.


To be truly motivated, you need to have hunger and not just desire. Having mere desire won’t take you through difficult times since you don’t want things badly enough. In many cases, hunger makes the difference between the best performers and the mediocre ones.

How can you have hunger? Your cause and your dream play a big role here. If you have a cause you care about and a big dream related to it, you should have the hunger inside of you. If you think that you are losing hunger, all you need to do is to connect again to your cause and dream. Let them inspire you and bring the hunger back.


4. Run your own race

I do not try to dance better than anyone else. I only try to dance better than myself.

Comparing yourself with others is an effective way to demotivate yourself. Even if you start with enthusiasm, you will soon lose your energy when you compare yourself with others.

Don’t let that happen to you. You have your own race so how other people perform is irrelevant. Comparing yourself with others is like comparing the performance of a swimmer with a runner using the same time standard. They are different so how can you compare one with the other?

The only competitor you have is yourself. The only one you need to beat is you. Have you become the best you can be?


5. Take one more step

Success is not final, failure is not fatal: it is the courage to continue that counts.


When you meet obstacles along the way, there could be the tendency to quit. You may think that it’s too difficult to move on. You may think that your dream is impossible to achieve. But this is where you can see the difference between winners and losers. Though both of them face the same difficulties, there is one thing that makes the winners different: the courage to continue.

In difficult situations, just focus on taking one more step forward. Don’t think about how to complete the race. Don’t think about how many more obstacles are waiting for you. Just focus on taking the next step.


6. Let go of the past

Finish each day and be done with it. You have done what you could.


Believe it or not, one of the best demotivators is your past. Your past can drag you down before you realize it. Your past can give you a heavy burden on your shoulders.

The good news is it’s a burden you don’t have to carry. Take it off your shoulder and leave it. You might make mistakes in the past. You might disappoint others with what you did. But it’s over. It’s already in the past and there’s nothing you can do about it.

Today is a new day and you have the chance to start again. No matter how bad your past might be, you still have a bright future ahead waiting for you. Just don’t let the burden of the past stop you.

***


But... Please remind our-self, as our motivation level getting higher day after day, we need to make our remembrance of Allah also getting higher day by day.

26 March 2013

First Day!


Assalamualaikum

Sunyinya rasa bila ahli keluarga takde depan mata. Hati dah basah-basah je. Susah betul nak kering. Huhu. Alhamdulillah, tadi hari pertama aku bekerja.

Perasaan, hmph! Ala-ala macam first time masuk praktikal dulu. Tapi, okey sikit la. Haha. Memang aku la orang yang paling cuak, paling nerves, paling tak tahu, paling blurr.. Semua akulah! Macam-macam lah perasaan ada.

Tapi, aku takdelah excited mana. Biasa-biasa je. Tadi, banyak benda la belajar, tapi masalahnya susah betul nak masuk dalam kepala ni. Entah kenapa! Haha. Blurr tak kesudah. Aku akan slow sikitlah buat kerja baru-baru masuk ni. Lantaklah. Haha. Lanyak je. Janji buat kerja baik-baik. Slow pun takpe. Kan? Kan?

Besok dah start la jalan kaki pergi balik kerja. Harap-harap boleh kurus! *mission jalan kaki, itu la* Apa yang penting, semoga Allah selamatkan perjalanan pergi dan balik aku ke/dari tempat kerja. Semoga aku mampu buat kerja dengan baik dan cekap. In shaa Allah..

Jadi, kenalah pelan-pelan kayuh. Semua orang start kerja akan bermula dari ZERO. Zero kan boleh jadi HERO. Hero kan boleh jadi PRO.. Hehe..

Doakan saya.. =)

24 March 2013

Aku melihat Kau.



Orang kata... “Hidup tak selalunya indah, langit tak selalu cerah...”


Baru-baru ini, aku ternampak kelibat orang yang aku pernah kenal suatu masa dulu. Dah tersangat lain dari dulu kala.


Dah tak segagah seperti dulu. Dah tak sekuat seperti dulu. Dah tak sesihat seperti dulu. Dah tak seceria seperti dulu. Dah tak berupaya bercakap seperti dulu. Dah tak berupaya berjalan seperti dulu. Wajah yang ceria, wajah yang selalu tersenyum dah terbenam dek terserlahnya kesedihan dan kesuraman.


Aku..


Terkesima melihatkan perubahan yang seperti itu. Tak aku dapat bayangkan hidup nya yang dahulu dah bertukar wajah.


Aku..


Termuhasabah seketika. Tersentak aku melihat keadaan kau.

Aku..


Hanya mampu memandang dari kejauhan. Hanya doa aku iringkan agar kau setabah manusiawi lain yang ditimpa ujian yang hampir serupa.


Aku..


Berharap, supaya kau terus melangkah gagah untuk mengharungi kehidupan yang mendatang. Moga Allah kurniakan kekuatan supaya kau lebih bersemangat menjalani kehidupan sehari-hari.


Aku..


Terasa sedih melihat keadaan kau yang sekarang. Memang benarlah, kuasa Tuhan (Allah SWT) tak dapat untuk kita tidakkan. 



Oleh itu, mari kita sama-sama beringat, rezeki, kesihatan dan kesenangan Allah boleh berikan kepada kita bila-bila masa, dan Allah jua berkuasa untuk menariknya bila-bila masa. Sebagai hamba, marilah mensyukuri apa yang ada disekeliling kehidupan kita. Di samping itu, berusaha jugalah untuk mengubah hidup menjadi lebih baik dan berguna. Dari segi apa? Fikir-fikirkanlah. Sampai bila kita mahu hidup sebegini..


07 March 2013

Ujian Belaka

 
Assalamualaikum.

Mood sekarang tengah sedih jugak lah yang sebenarnya. Tapi... Kalau nak difikirkan buat apa la nak sedih-sedih disebabkan kegagalan manusia lain untuk buat kerja dengan baik. Kita semua tak sempurna, walaupun ada lah jugak perasaan marah dan kecewa dengan mereka. :(

So, apa boleh buat. Benda tu boleh diusahakan lagi kan? Mungkin aku ada tersalah doa kot.

Housemate ada pesan hari tu, katanya;

"Allah akan menguji setiap apa yang kita doakan. Contohnya, kita selalu berdoa moga Allah berikan kesabaran dalam menghadapi sebarang cabaran dan dugaan hidup.. Jadi, one day Allah akan uji. Bagaimana? Contoh, Siti pergi ke Mekah menunaikan Haji bersama ibunya. Di sana, dia selalu berdoa moga Allah berikan kesabaran kepadanya. Tapi, semasa di sana Siti selalu diuji kesabarannya bilamana dia selalu dimarahi oleh ibunya walaupun tanpa sebab.."

P/S: Ujian yang bertimpa menunjukkan Allah sayang.. Ada kebaikan di sebalik apa yang berlaku. 
 
 
 

03 March 2013

Lahad Datu..

Rasanya..
Telah dan sedang kecoh di dada-dada akhbar, media dan corong-corong radio mengenai apa yang berlaku di Lahad Datu..
Aku..
Tak boleh nak pandai-pandai membuat spekulasi apa punca, bagaimana, kenapa, mengapa, siapa dalang dan sebagainya..
Sebabnya..
Aku tak berada di tempat di mana berlakunya apa yang berlaku sekarang..
Kehairanan..
Bila mana, orang yang duduknya di Pahang, duduknya di Kuala Lumpur, duduknya di Johor Bahru  tapi dengan yakin bercakap tentang siapa dalang, apa punca dan bla..bla..blaa...
Hanya bergantung kepada berita-berita sensasi di kaca-kaca televisyen tidak memadai untuk membuktikan apa yang belum terbukti apa kebenarannya..
Melainkan..
Andai diri kita ini..
Kaki kita ini berpijak di Lahad Datu..
Mata kita ini melihat di Lahad Datu..
Telinga kita ini mendengar di Lahad Datu...
Walaupun kedatangan pilihanraya makin mendekati,
Tak usahlah dipolitikkan hal sebegini yang sedang mengancam keselamatan dalam negara..
Nampak sangat ketidakpandaiannya di situ..
Pelik.. Pelik.. Ternyata pelik..

Semoga penduduk di Lahad Datu dan keseluruhan negeri Sabah terselamat dari segala ancaman bahaya.. Semoga Allah selamatkan pejuang-pejuang negara yang sedang berjuang mempertahankan kedaulatan dan keselamatan negara. Aamiin..





01 March 2013

I'm Back, Home!



Assalamualaikum.

Kesukaran demi kesukaran dilalui. Tapi, apalah sangat jika nak dibandingkan dengan orang-orang yang lagi susah. Sepatutnya diri bersyukur dengan apa yang ada dan dilalui. Sekurang-kurangnya, masih diberi peluang bagaimana susahnya hidup di dunia yang sementara ini. Jika kau tak rasa kau tak tahu Shakila.

Bersendirian aku kenangkan, dan aku fikirkan apa ya hikmah yang tersembunyi di sebalik semua ini? Pengajaran? Barangkali ini caranya Allah mahu mendidik?

Teringat pula pada tembok batu yang terukir tulisan “Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian”. Getus hati, “percaya”. 

Barangkali, Allah sedang menguji apa yang aku percaya walau kepercayaan itu aku sendiri tak tahu keutuhannya dan kekuatannya.

Barangkali, ini caranya bagaimana Allah mahu mengajar aku menjadi orang yang lebih kuat dan tough! Aamiin. Mungkin Allah itu tahu aku belum bersedia sesedianya dan belum kuat sekuat-kuatnya untuk berhadapan dan bersemuka dengan pelbagai cabaran yang lebih getir di masa akan datang.

Bersangka baik dengan Allah, itu sahaja yang aku boleh lakukan. Doa, semoga semuanya baik-baik dan mematangkan akal dan fikiran. 

I'm back home! Yes, aku balik kampung dulu. Sementara cik agency tu call bagitahu bila exact date masuk kerja. :)

26 February 2013

Risau. Okey. Tak?

Assalamualaikum.

Alhamdulillah. Aku dah ada di KL. 

Perasaan? Macam-macam.
First time experience memang rasa tak best sikitlah sebab tak biasa kot
Rasa nak balik, nak nangis semua adalah. Hua3. Macam budak-budak sekolah lah pulak. *Whatever~*
Huu. Risau banyak sangat aku ni. Patutlah cepat tua.
Walau apa pun, Alhamdulillah housemate sementara ni semua baik-baik belaka. Siap ada sesi taaruf lagi. Menangis aku. Hii.. Owh, okey. Maluu nak cerita dekat sini. 
Nak tahu something? Aku tak start training lagi. Sebab rupa-rupanya nama aku tersenarai dalam intake bulan Mac ni.  Sama ada awal ataupun tengah bulan.  Jadi, terpaksa tunggu sikitlah. Ayoo. *Dalam hati rasa nak marah sebab apesal lah orang tu tak bagitau awal-awal kan?* Gggrr..
Tapi, apa yang berlaku Allah dah susun dan pasti ada hikmahnya kan.. 
Walaupun aku selalu rasa nak menangis, tapi muncul kawan-kawan baru yang ada di sekeliling yang turut sama mejadi trigger kekuatan untuk terus bertapak. Walaupun aku bertatih sebenarnya.
Err. Tak lupa juga kepada kawan-kawan lama yang selalu beri support. Tenkiuu so much! Alhamdulillah, moga Allah membalas jasa baik kalian dengan seribu satu kebaikan. In Shaa Allah.
Terutama family. *Sobss.. Sobss..*

Mungkin banyak sangat rasa bimbang membuatkan aku jadi tak tentu hala.

Berkecamuk.
Astaghfirullahalazim.
Walaupun pada permulaan ni aku agak blurr dan rasa macam *tak best! * Tak best! Tapi, aku kena jugak face benda-benda ni semua.
Aku takkan boleh lalui semua benda yang terjadi dan berlaku kalau Allah tak berikan aku kekuatan.
Whatever it is, when things happen, just let it be. We, have to face it whether we are strong enough or not. But, for sure we have our own protector. *Allah SWT*. 

Cukuplah setakat ini sahaja lalutan untuk update kali ini. Lagi banyak aku tulis, lagi banyak aku merungut dan merapu. Allah tak suka. Kan? 


P/S: Dah tak boleh nak update selalu. Laptop rosak. :( Ni pun pinjam laptop housemate. 




23 February 2013

Debar-debar*



Assalamualaikum.

Kenapa rasa berdebar-debar? Sejak 3,4 hari yang lalu asyik berdebar je. Dup dap dup dap dup dap, laju je jantung ni. Tidur pun rasa macam sesak nafas. Bila buat something, tak berapa nak fokus. Fikiran tu entah ke mana pergi melayang. Hmm. What's going on? Apa yang aku fikirkan sebenarnya. Maybe terlebih risau nak duduk dan bekerja di tempat yang aku memang tak biasa kot. 

Perasaan takut, cuak, nerves semua ada. My life akan menjadi lebih mencabar sebab aku kena buat semua benda sendiri. Berdikari. 

Astaghfirullahalazim. Awat la aku asyik berdebar-debar cam tu. Percaya je yang Allah sentiasa ada bersama aku. Kan?

In Shaa Allah. Segalanya akan okey. Kena atasi jugak perasaan-perasaan yang kurang enak tu. Semuanya gangguan. Buang, buang. Fikir benda-benda baik, In Shaa Allah perkara-perkara baik jugak yang akan datang. 

Harapnya, semua berjalan dengan lancar. Dan kalau tak lancar sekalipun, moga Allah bantu aku untuk cari jalan keluar yang terbaik. 

Hoho. Homesick lah aku lepas ni. Gggrrr....

21 February 2013

Jangan takut, adik-adikku Sayang.

Assalamualaikum

Ramai adik-adik yang masih study di Universiti tertanya-tanya "betul ke jurusan Psikologi susah nak dapat kerja?". Especially, adik-adik junior SHY.

Kakak answered YES dik. Ini kenyataan yang bukannya berniat untuk menakutkan. Tapi, rasanya adik-adik lagi beruntung sebab subjek yang adik-adik semua belajar lagi banyak, terutamanya subjek Kaunseling.

Dulu kami hanya belajar Kaunseling untuk 1 sem. "Introduction to Counseling". Tapi, semua tu dah pun berlalu. Nak menyalahkan pihak Universiti pun tak boleh. Amatlah difahami bahawasanya course Psikologi IO agak baru di UTM tu. Normal lah, benda baru adalah sedikit cacat celanya. Tapi, alhamdulillah rasanya dah banyak penambahbaikan yang dibuat oleh pihak fakulti. It is much more better for adik-adik, In Shaa Allah.

Walaupun memang timbul isu kesukaran untuk mendapatkan kerja, adik-adik please don't be worry. Sekarang ni terus fokus pada belajar. Belajar sungguh-sungguh jangan takut pada benda di masa depan yang kita tak tahu apa akan terjadi. Just prepare yourself to be one of the most quality psychology student.

Jangan risau sangat walaupun harus risau. Fokus pada apa yang adik-adik buat sekarang. Usaha yang baik-baik, fikir yang baik-baik dan doa yang baik-baik. In Shaa Allah, yang baik-baik jugak akan datang.

Sebenarnya, kalau nak cakap pasal kerja tu, ianya bergantung kepada rezeki masing-masing. Kalau dapat student 1st class sekalipun, kalau dah ditakdirkan oleh Allah itu bukan rezeki kita lagi, it's mean NO. Memang bukan untuk kita. Sama lah jugak, kalau kita ni bukan top student time degree, tapi kalau Allah dah kata kerja tu untuk kita, maka ianya memang untuk kita.

Jangan risau kalau dah graduated, tapi dapat kerja lambat. Sekali lagi, itu adalah NORMAL buat zaman sekarang. Sebab akak sendiri pun menganggur selama 7 bulan. Tekanan menganggur sememangnya lagi dasyat dari tekanan belajar. Tak percaya? One day you will knock your head.

Adik-adik, nak dapat offer belajar senang, tapi nak dapat offer kerja it is quite difficult. Unless, you have prepared yourself with good communication skills, presentation skills, your confident level, or your problem solving skills, it will help you.

Kalau pihak fakulti atau universiti ada anjurkan apa-apa bengkel atau seminar berkenaan grooming, interview ke atau career fair ke, just GO! Jangan merungut, sebab semua tu membantu sebenarnya untuk prepare diri menjadi orang yang lebih berkualiti. Now, I understand the hidden reason why UTM asked us to take degree +++ or professional courses seperti "how to get yourself employed, OSH, pengurusan kewangan dan sebagainya. Again, itu semua membantu.

Memang sekarang time belajar, rasa malas nak pergi. Busy la, nak buat PSM dan assignment2 lain yang berlambak tu la. Tapi, apa salahnya spent sikit masa untuk pergi dengar added knowledge kan? Tapi, kalau taknak dan malas jugak, takpe. As long as kita rajin cari-cari dekat internet, buku, majalah dan sebagainya berkaitan tips-tips kehidupan selepas alam belajar. Tapi, sampai bila-bila pun we still continue to be a 'student' of our life.

Adik-adik, kalau dapat peluang atau tawaran sambung belajar, itu pun okey apa. REZEKI jugak kan? Tapi, kita semua ada pilihan masing-masing sama ada nak sambung belajar atau terus nak mencari kerja. Tapi, jangan la pulak setakat cari je kerja tu, usahakan sampai dapat, tapi pada masa yang sama jangan tutup pintu rezeki orang lain.

Apa yang penting, BERUSAHA, BERDOA, DAN BERTAWAKAL kepada Allah. Bila fikir yang baik-baik, automatically we will attract benda yang baik-baik jugak sebenarnya datang pada kita. In Shaa Allah. Tak percaya, cubalah!

Memang benar sekali apa yang Farah Lee pesan, letakkan 100% pergantungan kepada Allah. In Shaa Allah, ada saja pertolongan yang Allah akan bagi. Bermacam cara. Subhanallah! Teruslah bersangka baik dengan kehidupan di sekeliling kita, but at the same time try to improve our self. Improve apa? Depends pada diri kita, kita kekurangan dari segi apa. We learn about introspection right? Then, practise!

Teringat juga pesanan daripada seorang sahabat, ukhti Saidatul Akmal. Kekeke.

"When we want something, go for it. Sometimes, it is not that we are not confident with our self, but we are too afraid of failing.!"

In Shaa Allah, semoga Allah sentiasa permudahkan urusan kehidupan kita sehari-hari sehinggalah kita di sana nanti. Aamiin.


Ya Allah, Guide Us to The Right Path



Susun atur Allah adalah yang paling cantik dan terbaik
Tiada 1 pun designer ataupun architect kehidupan yang mampu lawan seni bina dan keagungan penyusunan Allah.
You know what?
I believe that!

We, as human can organized and arranged everything accordingly to what we want
But without Allah’s permission, we can’t get it.
And we can’t deny it.
Understand?!

I don’t know why
I believe that!
I’m not lying to you.

When you believe with Allah
Your life will goes smoothly
In Shaa Allah

Let’s started with our thinking
We always adored with people’s perception
Yes or no?

Let me tell you
For me, my answer is definitely YES.

Until one day, no one will helping you
Your mouth will suddenly saying
“Ya Allah..”

Where we put Allah?
As long as we remembered of Allah,
Allah will guide and save us.

And I believe
We need to change our life
I’m too afraid with what is going on around me

If you want to see clearly about life
Travel.
Don’t stick on your place only
When you see there are too many obstacles and challengers in front of the life
Then again your mouth will say
“Ya Allah..”

 YA ALLAH! Guide me. Guide me. Guide and tight me, oh Ya Allah!

I’m too afraid
If I fall into the life of hell in this world
I’ll fall into the real life of hell in the akhirat.

I don’t know what to say
But I pray
May Allah protect and guide us to the right path
Ya Allah. Please. Please...
=’(